Sinergi Gereja, Pemerintah Desa, dan Tobara’: Model Pelayanan Transformatif Berbasis Teologi Publik di Masyarakat Kalumpang

Authors

  • Kalvin Kalambo, M.Th STT Sulbar di Mamuju Author

Keywords:

teologi publik, kepemimpinan kolaboratif, Gereja Kristen Sulawesi Barat, pemerintah desa, Tobara’, Kalumpang

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi antara Gereja Kristen Sulawesi Barat (GKSB), pemerintah desa, dan pemangku adat (Tobara’) dalam masyarakat Kalumpang serta merumuskan model sinergi sebagai strategi pelayanan gereja yang transformatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan, observasi lapangan, dan penyebaran angket terhadap 18 pendeta GKSB yang melayani di wilayah Kalumpang, Bonehau, dan Sandana. Data dianalisis secara tematik dengan menggunakan perspektif teologi publik dan kepemimpinan kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi antara gereja, pemerintah desa, dan Tobara’ umumnya berlangsung harmonis, tetapi masih didominasi oleh hubungan personal dan kegiatan seremonial sehingga belum berkembang menjadi kolaborasi kelembagaan yang strategis. Penelitian ini menawarkan model sinergi yang berlandaskan metafora "tali tiga lembar" (Pengkhotbah 4:12), yang memandang gereja, pemerintah desa, dan lembaga adat sebagai tiga pilar kepemimpinan masyarakat yang saling melengkapi. Model ini menempatkan gereja sebagai agen transformasi sosial yang membangun kemitraan kritis dengan pemerintah dan pemangku adat untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan, pelestarian lingkungan, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini memperkaya kajian teologi publik melalui pengembangan model kepemimpinan kolaboratif yang kontekstual bagi gereja-gereja di wilayah adat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiprasetya, Joas. “Pendeta Yang Adaptif: Most Wanted Atau Least Wanted.” In Calvinis Aktual, edited by Budiman Haryanto. Jakarta: Komisi Pengkajian Teologi Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sinode Wilayah Jawa Barat, 2010.

Calvin, Yohanes. Institutio: Pengajaran Agama Kristen. BPK Gunung Mulia, 1999.

Eka Darmaputera. Merayakan Hidup: Pemahaman Kitab Pengkhotbah Tentang Kesia-Siaan Segala Sesuatu. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Luturmas, Yulius. “Religion, Customs, and Village Government in Collaborating the Pillars of Rural Development.” Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation 2, no. 4 (2022): 440–447.

M.yusuf. “Eksistensi Pemangku Adat Dalam Pengambilan Keputusan Desa Di Kerinci.” Tanah Pilih 1, no. 1 (2020): 11–19.

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia. Dokumen Keesaan Gereja: Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (DKG-PGI). Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2020.

Robert P. Borrong. Etika Bumi Baru. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Robert Setyo. “Hubungan Timbal Balik Antara Gereja Dan Negara.” In Calvinis Aktual, edited by Budiman Haryanto. Jakarta: Komisi Pengkajian Teologi Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sinode Wilayah Jawa Barat, 2010.

Sipayo, R. Ely. Mengenal Budaya Suku Tanalotong Di Sulawesi Barat. Makassar: Oase Intim, 2020.

Sirangki, Henri, and Darius. “Sumbangsih Eksistensi Kepemimpinan Tobara’ Terhadap Pembangunan Jemaat Di Lembang Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawasi Barat.” SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 3, no. 1 (2022): 50–63

Downloads

Published

2026-06-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Sinergi Gereja, Pemerintah Desa, dan Tobara’: Model Pelayanan Transformatif Berbasis Teologi Publik di Masyarakat Kalumpang. (2026). Jurnal Teologi Eranlangi, 3(1), 86-108. https://e-jurnal.sttsulbar.ac.id/index.php/jte/article/view/24

Similar Articles

1-10 of 19

You may also start an advanced similarity search for this article.